woww apes sekali Mahasiswa ke Bobolan Laptop Dan Hp Saat Tidur

Dua pelaku spesialis pencuri di rumah, Sardi (36), Rusliansyah (36), dan penadahnya Hambrani alias Mandra (25), diringkus anggota Polsekta Banjarmasin Barat.Jual HP Asus ‎
Para pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing, Selasa malam (9/5) lalu, sekitar pukul 21.00 WITA.jual laptop ‎
Pelaku Sardi warga Jalan Grilya Tanjung Pagar Banjarmasin Selatan. Pelaku Rusliansyah warga Jalan Murung Raya, sedangkan penadahnya Mandra warga Jalan Tanjung Pagar Banjarmasin Selatan.jual HP murah ‎
Kawanan itu mengambil satu buah [{Handphone}] [Hp] Samsung dan satu buah laptop.Jual Laptop Murah ‎
Barang itu milik seorang mahasiswa bernama Denni Saputra (30), warga Jalan Soetoyo S Gang Serumpun Banjarmasin Barat dengan kejadian Sabtu malam (7/5), sekitar pukul 23.00 WITA.jual laptop murah terbaru ‎
Dari kronologis, pada saat itu korban baru saja selesai mengejarkan tugas-tugasnya, dan kemudian meninggalkan semua barang-barangnya di meja.jual hp murah terbaru ‎
Korban tertidur, dan saat bangun, barangnya tersebut sudah tak ada lagi di atas meja, hingga melaporkan ke Mapolsekta Banjarmasin Barat.jual hp asus murah ‎
Dua hari melakukan penyilidikan, anggota mendapat informasi mengenai keberadaan barang-barang milik korban yakni Hp Samsung berada di tempat pelaku Mandra. Ternyata, Mandra membeli dari Sardi dan Rusli.jual laptop asus ‎
Kemudian, anggota menuju ke rumah kedua pelaku ini, dan tanpa sengaja menemukan satu buah laptop dari rumah Rusli, yang hasil curian, tapi bukan di wilayah Hukum Banjarmasin Barat.jual notebook ‎
“Kedua pelaku keluar masuk penjara dalam kasus, dan pernah ditembak di bagian kaki,’’ kata seorang anggota.jual laptop terbaru murah ‎
Disebut, Hp dan laptop dijual dengan harga berkisar Rp450 ribu.laptop
Kapolsekta Banjarmasin Barat, AKP Dese Yulianti SH, ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya mengamankan kedua pelaku pencuri serta penadahnya. (fik/K-4)laptop asus
hp asus
Personel Satlantas Polresta Medan, Brigadir Fandi, mengalami kejadian apes dan penghinaan. Dia ditampar seorang bos toko elektronik saat menertibkan arus lalu lintas di kawasan pertokoan Jalan Surabaya, Medan, Senin (14/9) sore.hp asus zenfone 2
Sore itu saat melintas di Jalan Surabaya, Fandi melihat kemacetan panjang. Ingin tahu penyebab kemacetan, dia pun memutuskan melakukan pemeriksaan langsung. Belakangan diketahui, penyebabnya adalah parkir berlapis. Dia pun memutuskan mengatur arus lalu lintas guna mengatasi kemacetan.
Saat bersamaan, seorang pria keluar dari toko elektronik yang di depannya terdapat parkir berlapis. Pria itu langsung berjalan menuju mobilnya di depan toko. jual laptop terbaru
Melihat itu, Fandi meminta pria itu segera menggeser mobilnya untuk mengurangi kemacetan.
Bukannya berterima kasih telah diingatkan, pria yang diyakini sebagai pemilik toko elektronik itu justru memarahi Fandi.
Tak puas marah-marah, pelaku nekad menampar Fandi. Setelah menampar Fandi, pelaku langsung bergegas masuk kembali ke toko elektronik.
Kesal, Fandi coba mencari pria tersebut. Namun tidak berhasil menemukannya.
Tak puas, Fandi menemui kepala lingkungan setempat untuk membantu mencari pelaku. Namun sayang, meski telah dibantu kepling, pria yang dicari tetap tidak ditemukan. Terakhir, Fandi mendatangi Mapolsek Medan Kota untuk membuat pengaduan.
Kapolsek Medan Kota, Kompol Ronald F Sipayung, membenarkan penganiayaan tersebut. Awalnya Brigadir Fandi hendak melapor ke Polsek, tapi begitu mengetahui orang yang akan dilaporkan telah membuat pengaduan ke Polresta Medan, Fandi memutuskan mengadu ke tempat serupa. (ain/smg/fit/ala)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *